Minggu, 08 April 2012

Lomba BTX 2012 part-2

Inilah Lomba yang Terakhir

Sunday, April 08, 2012

Hari ini, hari yang benar-benar menyisakan sejarah khusus bagiku. Hari ini, bisa dibilang hari terakhir aku berpartisipasi dalam perlombaan mewakili SMP ku, SMPN 1 tasikmalaya. Bagaimana tidak? Sekitar 2 minggu lagi aku sudah berhadapan dengan Ujian Nasional. Huft, benar-benar berat meninggalkan jutaan kenangan di nesatta

Hari ini Alhamdulillah aku beserta ilyas dan Kevin, berhasil masuk babak final BTX (Brainy Teenager X), sebuah lomba LCT MIPA se-Priatim yang diakan oleh SMAN 2 Tasikmalaya. Hanya grupku saja yang berhasil masuk ke final, 2 grup nesatta lainnya kalah saat babak semifinal. Perasaan bahagia sempat dirasakan oleh kami, namun, kami juga tak terus menerus seperti itu, karena masih ada babak final untuk dihadapi. Aku merasa pasrah saja dengan lomba ini (seperti hari sebelumnya).

Aku,Kevin,dan Ilyas sempat bercanda ria,bersenda gurau, sampai merasa sangat senang. Fachrul (salah seorang siswa dari kelasku yang mengikuti lomba KIR di SMAN 2 Tsm) bergabung bersama kami. Sungguh kebersamaan yang menyenangkan. Tapi, tak kalah menyenangkan juga saat aku bersama kakak kelas lainnya (berasal dari grup nesatta yang lain) yang sangat baik, dan berjiwa humoris juga :)

Di Final, aku sempat merasa grogi, perasaanku juga udah mulai gak enak. Ternyata dugaanku benar, hampir setengah soal Biologi yang diberikan tidak bisa kujawab sehingga kami tertinggal point dan hanya menjadi juara ke-4 (harapan 1). Perasaanku biasa saja, maksudnya gak terlalu sedih. Hal yang kuingat adalah ketika beberapa juri bilang seperti ini “sudah, tahun depan bisa ikut lagi”. Aku menarik nafas panjang. Bila dipikir kembali, tahun depan aku sudah duduk di bangku SMA kelas 10 (amiin..) maka itu lah akhir dari lomba yang aku ikuti selama SMP ini. BTX, merupakan lomba terhebat yang aku alami selain BCG (LCT MIPA yang sama namun diadakan di SMAN 1 Tsm).

Di lomba itu, aku mengenal lebih banyak orang, misalnya teh Monna seorang pembimbing bagi peserta yang berlomba di SMAN 2 Tsm. Juga lebih dekat dengan kakak kelas lainnya. Semua kesenangan itu gak berakhir di situ saja. Ketika pengumuman bagi ‘Juara Umum BTX dan Pemikir 2012’. Semula semua orang mengira SMPN 5 Tasikmalaya lah yang menjadi juara umum, sebab SMP 5 Tsm menjadi juara 1 BTX, dan juara 2 Pemikir. Sedangkan Nesatta cuma juara 1 & 3 Pemikir dan Harapan 1 BTX.

Namun, kenyataannya SMPN 1 lah yang menjadi juara umum BTX dan Pemikir 2012. Perasaan kaget, tegang, dan Heran menyelimuti kami semua. Bahkan perasaan kalah yang tadi melandaku kini hilang. Spontan saja kami beteriak dan bersorak sorai. Pa Momon (Pembina kami, sekaligus WaliKelas ku) maju kedepan untuk mengambil Piala raksasa yang disediakan. Bahagia sudah kami rasakan. Saaangat bahagia.

Setidaknya aku tidak disalahkan karena kurang belajar kan?! Habis itu, aku ke sekolah untuk menyimpan Piala. Yang ikut ke sekolah itu aku, teh Talita, teh Nadya, teh Ajeng, Fachrul,dan Kevin naik mobilnya pa momon. O iya, Fachrul itu dapet juara 1 KIR loh.. keren kan? Dan juara 3 nya Panji dari kelas akselerasi tujuh (angkatan dibawah aku). Pokoknya lomba terakhir saat itu, memang kurang memuaskan, bahkan bisa dibilang LCT sangat tidak memuaskan. Tapi, Allah memberikan yang terbaik buat kami. JUARA UMUM, IYA! Apa artinya Cuma juara LCT namun tidak juara Umum. Gak lengkap rasanya. Selain itu, hitung-hitung sedekah buat orang lain. Hehehehe…

Kupikir, lomba terakhir itu, menjadi lomba yang paling mengesankan dilihat dari sisi sampingnya bukan sisi hasilnya) Yaah.. semua hasil itu harus diterima dengan baik bukan? Dan di Upacara terakhir di Nesatta yaitu besok pagi-pagi, kami bisa maju kedepan dan memamerkan wajah polos kami di podium kepada teman-teman lainnya sambil membawa belasan Piala yang berarti bagi kami semua. Bukankah itu sangat mengesankan kawan?

Sekian dari penulis, semoga ini menjadikan kita semakin maju. Bagaimana pendapatmu tentang pengalamanku? Apakah terkesan menyenangkan? Terimakasih, mohon maaf sebelumnya. Sampai jumpa lain waktu..

Sabtu, 07 April 2012

Lomba BTX 2012 part-1

Pengalaman yang tak terlupakan

Pagi –pagi aku udah bangun, bukannya untuk kesekolah seperti biasa,, namun aku akan mengikuti sebuah lomba di SMAN 2 Tasikmalaya. Brainy Teenager X, itulah sebutan untuk lomba tersebut. Sekolah ku mengirimkan 3 perwakilan, nesatta* A,B,dan C. Aku kebagian grup nesatta C bersama 2 orang lainnya dari kelasku. Kebetulan lomba ini semacam lomba cepat tepat MIPA se-Priangan timur.

Sebelumnya, hari kemarin, aku bersama kedua teman ku yaitu Ilyasa dan Kevin, mengikuti seleksi tahap 1 dan 2. Alhamdulillah kami masuk walaupun aku ogah-ogahan ngejalanin lomba ini. Kenapa? Soalnya kalau lolos sabtunya harus main tahap penyisihan dan.. sebelnya hari sabtu juga sekolah mengundang salah satu pakar UN dari Bandung. Hal tersebut yang bikin aku males ikut lomba dan gak belajar sungguh-sungguh. Namun, allah berkehendak lain, aku bersama Ilyas dan Kevin berhasil melewati seleksi tahap 1 dan 2. Apa boleh buat, akupun harus menjalani lomba dan mengesampingkan kedatangan pakar tersebut.

Dan tadi, kami ingin sekali cepat-cepat main dan masuk semifinal. Sayang dong, udah masuk penyisihan sampai bela-belain gak ikut meeting sama pakar UN. Untungnya kami kebagian Pull 2. Yahh.. lumayan gak terlalu lama dan pulangnya bisa agak cepet sedikit. Benar saja, Pull 1 sudah selesai, kebetulan di Pull satu grup nesatta A dan B lolos ke semifinal. Itu artinya keharusan grup kami menang semakin besar.

Kami pun berjuang habis-habisan, pikiran kami udah gak jernih dan grogi sekali waktu itu. Demi apa! Itu tangan udah gak sanggup buat ngotret ini itu. Tapi, Alhamdulillah, allah memberi kami kemudahan untuk menang meskipun kami cuma jadi kedua terbaik, tapi yang penting masuk semifinal. Lawan kami waktu itu yaitu dari SMPN 5 tasikmalaya sebagai pemenang pertama.

Kami menghela nafas panjang.. Huff masih jam 12 kurang. Kami diberi selamat oleh Pembina dan teman dari grup nesatta yang lain. Waktu itu hilang sudah ketegangan kami, kami pun buru buru keluar aula tempat lomba dan menuju sekolah. Saking pengennya dapet kesempatan dibina oleh sang Pakar, kami pun meninggalkan grup nesatta yang lain dan berlari kedepan.

Sampai di sekolah, banyak anak nesatta yang udah pulang, harapan kami cuma satu, semoga kelas kami (yang khusus didatengin pakar) belom pulang. Sesampainya di kelas yang kami maksud, keadaan masih kacau, Pa Adang (pengurus kelas akselerasi) sibuk kesana kemari. Kami kira itu artinya pakarnya udah mau selesai membina. Namun.. ketika kami memasuki kelas, dan mendapatkan tempat duduk……. Ternyata sang Pakar UN tersebut belum SAMA SEKALI memulai acara. Itu artinya saat kami masuk dan duduk di kursi yang disediakan, pakarnya baru aja mau mulai. TEPAT WAKTU SEKALI.

Aku bertanya pada tempat sekelasku Nita, ternyata infocus yang akan digunakan sempat dibetulkan selama +- 2 jam dan baru akan dimulai sekarang. Alhamdulillah!!! Terimakasih aku ucapkan yang sebesar-besarnya kepada tuhan yang maha esa. Terimakasih ya Allah, engkau telah memberiku kesempatan kali ini. Senangnya hari ini. Masuk semifinal iya, Pakar pun tak terlewatkan. Intinya, kita harus menerima dengan ikhlas apa yang Allah berikan pada kita, sebab, itulah jalan terbaik yang Allah berikan pada kita. Coba kalau aku gak masuk semifinal dan harus menunggu selama 5 jam dari jam 7 pagi buat pakar tersebut. Lapar dan bosan pasti menyerang. Tapi, dengan mengikuti lomba BTX (brainy teenager x), kami bisa merasakan ketegangan berlomba, mendapatkan konsumsi gratis, serta bercanda ria dengan kakak kelas lain.

Nah.. intinya, kerjakanlah suatu perkerjaan dengan ikhlas dan niat karena Allah. Insyaallah, itu akan menjadi jalan terbaik yang Allah berikan kepada kita. Aku pun akan berusaha untuk selalu begitu, walaupun sampai saat ini tetap males belajar buat besok. Heheh.. tapi tetap berusaha dan berdoa kok.

~malam.. ^o^

Rabu, 04 April 2012

Tentang Penulis

Hello!! perkenalkan saya seorang blogger yang masiiiihh sangat pemula. Bisa dikatakan, blog ini dibuat untuk menyalurkan hobi saya yaitu menulis. maksudnya, blog ini tidak dibuat khusus untuk orang lain, tapi kalau mau berkunjung, silakan saja.

ini biodata mengenai saya

Nama : Annisa Muzdalifa *biasa dipanggil Amuz*
umur : 14 tahun (sekarang menuju 16)
Sekolah : SMPN 1 Tasikmalaya (sekarang di SMA 1 Tsm)

sudah dulu ya.. kapan kapan infonya akan saya update kembali